Mereka Yang Disebut MANUSIA

Kesia-sian dan fana
fatamorgana, ia datang di kala mata membodohi otak
membagi dunia dengan sekat yang mengkotak-kotak
seni memang tidak terbatas, tapi kita harus berbatas
lalu kenapa orang yang dibawah selalu berpikir untuk meretas orang atas ?

sia-sia semua dilakukan, mereka terlalu kuat dengan uang
mereka akan selalu menang dengan uang
kita terlalu bodoh hingga mau di cekoki fatamorgana
hingga kita mati terlanjang karena fana.


Satu Hari Menjelang Kiamat

satu hari menjelang kiamat dalam imaji
aku melihat puluhan pelacur berbaris untuk memberi minum anjing buduk
entah, aku tak bisa tafsirkan mana yang lebih hina
mereka berbaris begitu rapih hingga tak ada ruang kosong dari segala sisi

satu hari menjelang kiamat dalam imaji
aku melihat manusia bercinta di tengah aspal panas
entah, aku tak bisa berkata lebih dari kata najis
mereka tak lebih hina dari pelacur dan anjing buduk

aku berlarian diatas gurun pasir, panasnya membakar telapak kaki
bagaimana tidak, mentari hanya satu jengkal itu atas ubun
menangis. ribuan manusia aku liat menangis karna hartanya terbakar
ingin aku ludahi setiap mereka yang begitu tamak akan harta




Komentar

Postingan Populer