INI CUMA CELOTEH BUNG !

Ini Cuma Celoteh Bung ! (kosong)

Sore berganti malam. Rembulan masih bau kencur pun terang. Sajak-sajak dari para penulis yang hebat menemani malamku. Selalu. Opiniku pun meninggi menyaksikan siaran di televisi tentang para artis yang mengaku pekerja seni. Tai kucing. Seni apanya jika semua instan. Atau miris hati yang melihat generasiku lebih bangga dengan negara orang lain, kebanding negaranya sendiri. Kedengkian akan kaum hedonis pun ada. Aku begitu benci dengan glamoritas. Tak bisakah kita sederhana saja. Agar tak ada dengki dan iri diantaranya. Aku begitu ingin membicarakan banyak hal malam ini. Kemarahan aku akan kegoblokan manusia sekarang yang tega. Berita di televisi yang isinya tentang sodomi. Binatang jenis apa mereka yang tega menyodomi anak-anak kecil ?

Tak ada alur dalam tulisan ini bung. Karena ini hanya sebuah celoteh malam hari. Celoteh tentang apa yang aku anggap aneh, atau tentang kegoblokan aku yang seenaknya saja beropini. Bebas. Terserah kalian menilai aku apa. Jujur lebih sulit dari berbohong, munafik lebih mudah dari berbuat benar. Sekilas terbersit sebuah kata, “Mahasiswa” kata itu melayang-layang di atas kepalaku. Kaum yang banyak bilang adalah kaum yang terpelajar. Apanya ? toh kelakuan mereka masih banyak yang lebih tolol dari bocah TK. Bocah yang baru saja belajar membaca, kenapa aku sebut demikian. Kita bisa melihat dari awal penerimaan sebagai mahasiswa. Ada satu kegiatan yang menurutku sangat bodoh. Ospek. Ah sudahlah kegiatan itu terlalu bodoh. Hingga aku ingin sekali masuk kedalam kebodohan itu dan merubah semuanya.

Opini dalam kepala seakan meminta ingin keluar. Kemuakan dalam perut seolah memaksaku memuntahkannya. Begitu banyak hal bodoh di duniaku ini. Ketamakan. Kemunafikan. Dan rasa selalu ingin dihormati adalah virus. Percayalah. Lebih baik menjadi diri sendiri walau diancam mati. Dengan demikian kalian mendapat apa yang dinamakan harga diri. Jangan bicarakan idealisme, jika itu hasil suntikan-suntikan. Jangan bicarakan tentang apa yang kalian tidak tahu. Jangan ajarkan apa yang kalian tidak bisa terapkan. Kemunafikan itu dimana-mana. Tapi dia tidak kemana-mana. Karena dia adalah kita. saatnya berubah teman.  


Komentar

Postingan Populer